Saturday, November 17, 2012

Tips Agar Aki Mobil Awet

Tips Agar Aki Mobil Awet
Tips Agar Aki Mobil Awet dan adapun tujuan utama Oto Mania merawat aki mobil adalah agar aki mobil awet serta mencegah hal-hal yang tidak Oto Mania inginkan contoh nya mobil tiba-tiba tidak bisa di stater pagi hari dan lain-lain.

Berikut untuk merawat aki mobil agar awet dan tahan lama yang bisa di lakukan sendiri terutama untuk mobil yang menggunakan aki basah:
1.Menjaga ketinggian permukaan elektrolit aki atau air pada level yang cukup, jika ketinggian permukaan air aki mendekati low,maka sudah waktunya di  tambah air aki. Penyebab berkurang nya air aki antara lain karena terjadi penguapan karena panas atau sell aki rusak.

2.Jika posisi Aki mobil berada persis di belakang kipas radiator dan tidak ada pembatas bisa gunakan penutup aki agar panas dari kipas radiator tidak langsung mengarah ke aki.

3.Jaga kebersihan permukaan atau kleman aki baik di terminal positif atau negatif, jika berkerak atau terlihat kerak berwarna kehijauan pada terminal aki segera bersihkan, cara bersihkan bisa menggunakan air panas secukupnya.

4.Berkaitan dengan terminal aki berkerak yang berwarna kehijauan, kerak di terminal aki atau kleman aki disebabkan oleh terminal atau kleman aki yang longgar, maka setelah di bersihkan, kencangkan baut kleman aki secukupnya, biasanya masih bisa di kencangkan setengah putaran.

5.Mengurangi keseringan pemakaian setrum aki saat mesin mobil tidak hidup, terutama untuk peralatan dalam mobil yang mengkonsumsi arus besar, untuk mencegah seringnya aki mobil mendapat arus pengisian yang besar saat start mesin mobil. Semakin sering aki mendapatkan pengisian arus listrik besar bisa memperpendek umur aki. Arus pengisian aki yang baik adalah 1/10 dari kapasitas aki.

6.Mobil yang jarang di pakai atau mungkin seminggu sekali dipakai, ada baiknya setiap hari atau dua hari sekali memanasi mesin mobil.

7.Jika memang waktunya penggantian aki mobil, lebih baik ganti aki mobil dengan ukuran yang sama, hal ini untuk mempermudah pemasangan aki baru dengan ukuran tempat atau dudukan aki yang sesuai sehingga tidak perlu merubah dudukan atau pegangan aki. Di samping itu ukuran aki yang lebih tinggi akan rawan, di khawatirkan terminal air akan bersentuhan dengan kap mesin saat di tutup. 
Agar tidak salah membedakan terminal aki positif dan negatif, biasanya di badan aki tertera tanda  (+) dan (-) atau bisa di lihat secara fisik yaitu terminal aki positif leih besar ukuran nya dari pada terminal negatif.

Artikel Terkait

>>> Simple Rules <<<
> Jangan TinggalKan Link Aktif
> Jangan Tinggalkan Link Non Aktif
> Berkomentarlah Sesuai Judul Artikel
EmoticonEmoticon