Wednesday, December 17, 2014

Lampu HID Tak Tembus Hujan Dan Kabut

LAMPU HID - Pengendarai motor memang sangat menyenangkan, apalagi dalam kondisi terang dan jalanan mulus, maka ini akan menjadi perjalanan yang paling seru bagi para penggemar touring. Namun dalam kondisi hujan dan berkabut, maka kita harus sangat hati-hati dalam mengendarainya. Sehingga sangat penting bagi Anda pecinta riding untuk mempersiapkan kelengkapan dalam berkendara. Selain persiapan saat berkendara, Anda juga harus mengecek kelengkapan motor, jangan sampai motor Anda membawa bencana saat Anda sedang berkendara. Karena kondisi MOTOR yang kurang fit akan membuat Anda sibuk dan alhasil tidak bisa menikmati perjalanan yang seharusnya berkesan.

Lampu HID_1

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk motor Anda adalah kelengkapan yang seharusnya ada, misalnya klakson, lampu riting, lampu rem, lampu tembak kalau ada dan juga lampu utama. Kelengkapan ini mungkin sepele, namun justru bisa membawa masalah besar jika Anda tidak memperhatikannya. Meskipun ada beberapa orang yang tidak mempedulikannya, namun faktanya lampu ini sangat penting saat Anda berkendara. Hal ini disebabkan sinyal-sinyal akan diterima orang melalui lampu ketika kita melakukan aktifitas belok, berhenti, atau sedang berjalan.

Lampu utama tak kalah penting untuk diperhatikan, pasalnya lampu ini selain untuk menerangi jalan juga bisa mengurangi resiko kecelakaan saat dinyalakan di siang hari. Menggunakan lampu HID dengan cahaya warna putih sangat tidak disarankan. Karena lampu ini tidak bisa membantu Anda memecah kabut atau hujan, sehingga Anda akan kesulitan untuk memperhatikan jalan jika mengendarai dalam kondisi cuaca ini. Menggunakan lampu HID ini saat hujan, akan sangat berbahaya, jadi sangat disarankan untuk Anda segera mengganti lampu tersebut. Namun jika Anda sudah terlanjur memasang sepaket lampu HID ini, tidak perlu khawatir, karena Anda masih bisa mengakalinya.

Ternyata lampu HID paketan ini bisa diakali dengan permainan warna di bohlam, dan yang lebih menyenangkan kita tidak lantas membuang ballast yang ada karena masih bisa dipakai. Agar hujan dan kabut bisa teratasi, sebaiknya Anda memilih bohlam warna kuning dan putih kekuningan. Karena warna kuning bisa menembus kabut dan hujan ketika Anda berkendara dalam kondisi cuaca seperti ini. Selain itu, aman untuk pengendara lain, karena pengendara pada arah berlawanan dengan kita tidak merasa terganggu dengan lampu kita. Untuk ukuran bohlam kuning adalah sebesar 3.000 Kelvin sedangkan untuk bohlam putih kekuningan 4.300 Kelvin.

Karena lampu utama Anda sangat mempengaruhi dalam berkendara, maka Anda harus memperhatikan lampu dengan segera menggantinya dengan bohlam warna kuning. Pemilihan warna pada bohlam ini juga sangat berpengaruh untuk pengendara lain. Jadi kesimpulannya, dengan mengganti bohlam warna kuning ini Anda tidak hanya menolong diri Anda sendiri, tapi juga membantu orang lain dalam berkendara sehingga mereka tidak terganggu. Nah, jika sudah menggantinya, maka perjalanan Anda aman ketika menerobos hujan ataupun kabut.

Artikel Terkait

>>> Simple Rules <<<
> Jangan TinggalKan Link Aktif
> Jangan Tinggalkan Link Non Aktif
> Berkomentarlah Sesuai Judul Artikel
EmoticonEmoticon