Monday, October 12, 2015

Perawatan bulanan yamaha RX King dan motor 2 tak lainya

Motorlosari.com, Berita Seputar Otomotif, Merawat Sepeda Motor 2 Tak - Sepeda motor bermesin 2 tak memang dikenal dengan akselerasi serta tenaga yang dapat dimaksud dahsyat dengan kelas sejenisnya, contoh saja jenis RX-King, F1ZR, Satria, Kawasaki Ninja dan berbagai merk dan jenis yang lain.

Namun hadirnya jenis sepeda motor itu akhir-akhir ini sedikit berkurang apabila di banding dengan jenis sebaliknya yaitu motor 4 tak. Salahsatu alasannya mungkin saja karena jenis motor 2 tak kurang ramah lingkungan dikarenakan asap pembakaran yang dikeluarkannya. Maklum saja jenis motor ini menggunakan menambahkan gabungan bahan bakar yang berupa gabungan yang umum disebut dengan oli samping yang menyebabkan keluarnya asap dari pembuangan knalpot.

Untuk sebagian pengagum dan hobyes pastinya hal semacam itu tidaklah satu persoalan yang berarti, konsumsi BBM yang relatif boros serta biaya menambahkan pembelian oli samping tidaklah satu alasan untuk rasakan kesenangan akselerasi dalam berkendara.

Karena itu peluang ini akan diberikan beberapa Tips Langkah Melindungi Sepeda Motor 2 Tak mempunyai teman dekat selalu dalam situasi fit dan sehat :

Perawatan bulanan yamaha RX King dan motor 2 tak lainya
RX King Merupakan Motor 2T 

Berikut adalah Cara Merawat Sepeda Motor 2 Tak Dengan Baik Dan Benar

1. Perhatikan pada Oli Samping

Kecuali menggunakan pelumas faedah membuat lancar kekuatan gigi-gigi pada komponenya, motor 2 tak menggunakan menambahkan pelumasan yang lain berupa oli samping faedah melumasi segi piston, setang seher, serta laher bearing as krug. Optimis situasi oli samping janganlah pernah kering atau kosong. Atur volumenya dengan ukuran yg sesuai sama sama yaitu tidak terlalu irit dan tidak juga terlalu boros (terlalu irit = Overheat/kepanasan, Terlalu boros = motor mbrebet dan asap ngepul). didalam hal oli samping di motor 2 tak dapat dimaksud yaitu hal yang perlu dan mutlak diperlukan.

2. Perawatan pada Karburator

Kerjakan servis teratur pada komponen ini, terutama waktu sering digunakan pada situasi kotor dan berdebu.

3. Pembersihan pada Blok dan Head

Kerjakan pembersihan teratur pada komponen ini, dari sisa kotoran atau kerak hasil pembakaran. Harus diingat bahwa dibagian ini ada banyak sisa kerak hasil pembakaran oli samping dan minyak jadi kondisinya harus selalu bersih.

4. Aki/Accu

Mengecek situasi air aki (akibasah) dan optimis dalam kondisi bertindak menyuplai arus listrik yang baik, terutama yang menggunakan sistem kelistrikan cdi type DC.

Jangan biarkan air accu lewat batas maksimum dan minimum yang menyebabkan bisa mempercepat rusaknya pada sebagian sel accu. Tambahkan aki waktu pagi hari.

Jangan biarkan baterai atau accu yang sudah mulai melemah, cepatlah menggantinya, tidaklah hal baik apabila anda selalu memaksa memakainya. Apabila selalu dipaksakan ke-2 kutub positif dan negatif akan mengeluarkan korosi (serbuk putih) yang akan menebar ke segi kabel-kabel paling penting yang menghubungkan arus listrik ke saluran lampu, dinamo, atau bagian-bagian yang lain.

Apabila memang motor anda alami hal semacam itu, arus listrik yang dihantarkan baterai atau accu tidak sempurna akan menyebabkan rusaknya pada komponen dinamo, kontak mesin maupun switch lampu. Satu hal yang perlu diperhatikan apabila accu sudah lemah atau tidak bisa di starter dan distarter, jangan sampai memaksa mendorong sepeda motor untuk menghidupkannya lantaran hanya akan menyebabkan rusaknya gigi transmisi.

5. Radiator

Pada jenis motor 2 tak yang menggunakan Radiator/pendingin air seperti Kawasaki Ninja, optimis situasi dan volume air raditor dalam kondisi cukup Faedah jauhi kelebihan panas.

6. Melakukan Pemanasan

Kerjakan kerjakan pemanasan pada kendaraan sebelum digunakan, terutama setelah tidak digunakan semakin lebih 6 jam, atau pada suhu ekstrim seperti ketika pagi hari. Hal sejenis ini ditujukan faedah berikan pelumasan lebih dahulu pada komponen yang akan bergerak kelak.

7. Cermat Situasi Oli

Oli mesin ini sangat paling utama peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin, seperti stang seher, seher, dan ring seher, kruk as dan noken as atau stang klep. Apabila hadirnya minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya lumasnya berkurang, jadi sebaiknya diganti. Ganti oli lewat cara berkala dan gunakan sesuai sama sama rekomendasi pabrikan.

8. Check Rantai dan Gir

Jangan biarkan rantai terlalu kendor, atau terlalu kencang. Terlalu kendor bisa buat rantai copot dari girnya, sebentar terlalu kencang bisa mengakibatkan putus rantai. Cermat juga situasi gir, apabila sudah tajam selekasnya ganti karena apabila tidak rantai bisa mendadak putus. Bahaya kan, bila lagi ngebut mendadak putus rantai?

9. Check Kabel Koil dan Busi

Perhatikan hadirnya kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi. Cepat ganti kabel yang kelihatannya sudah cukup umur dan banyak terlihat keretakan dan pengerasan pada kabel. Jangan sampai lupa perhatikan hadirnya busi karena busi sangat vital untuk kelancaran satu mesin kendaraan.

10. Perhatikan Selang Bensin

Selang bensin ke karburator juga merupakanm komponen yang layak diperhatikan. Jangan sampai membiarkan situasi selang bensin mengeras atau berjalan retakan-retakan, karena segi dalam selang mungkin saja saja sudah tidak elastis dan mengakibatkan serbuk kotoran yang datang dari selang terbawa ke karburator. Setelah itu akan berjalan penyumbatan suplai bensin dari tanki ke karburator sampai mengganggu sistem pembakaran.

11. Panaskan Mesin paling lama 2 Menit

Panaskan mesin sebelum motor digerakkan, tak perlu lama-lama cukup 1-2 menit agar aliran oli bisa melumasi seluruhnya segi dalam mesin yang bergerak. Jangan sampai terlalu lama memanaskan karena akan buat pipa knalpot menguning selain itu Anda pasti tidak mau buang-buang bensin khan?.

12. Check tekanan angin ban

Jangan sampai terlalu keras dan jangan sampai kurang karena bisa mengakibatkan kembang ban motor rusak.

13. Gunakan Selalu Sparepart Asli

Lebih baik mahal sedikit, tetapi suka dan tahan lama daripada memakai yg tak asli, walaupun murah tetapi namun ketahanan kurang.

Perhatikan Apabila Motor 4-Tak Mulai Ngebul

Apabila motor kita RX King atau Ninja 150 yang berbasis mesin 2-tak, pasti umum dengan asap yang mengepul keluar dari knalpot. Tetapi apabila yang kita pakai itu Honda Supra atau Tiger, Shogun 125 dsb yang menggunakan mesin 4-tak?

Jangan sampai cepat-cepat bingung apabila motor 4-tak kita berasap dengan kata lain ngebul. Walau memang terus mesti ada ketidakberesan berjalan pada mesin motor. Saksikan dulu warna asapnya. Apabila asap berwarna kehitaman atau abu-abu pekat, ini dapat mungkin karena gabungan bensin di karburator biasanya. Hal sejenis ini tidaklah berarti ada rusaknya, cukup atur setting karburatornya. Namun jangan sampai dicuekin, bisa-bisa merembet. Paling cepat yang kita rasakan menyebabkan yakni boros bensin atau busi cepat lemah.


tag: perawatan motor 2 tak, cara mengganti oli motor rx king, perawatan yamaha rx king bulanan, meningkatakan kecepatan rx king dengan perawatan bulanan

Artikel Terkait

>>> Simple Rules <<<
> Jangan TinggalKan Link Aktif
> Jangan Tinggalkan Link Non Aktif
> Berkomentarlah Sesuai Judul Artikel
EmoticonEmoticon