Saturday, March 11, 2017

Hal Sepele Yang Membuat Motor Tidak Nyaman Dikendarai

Motorlosari.com, Peran motor di jaman sekarang ini sangatlah penting. Selain sebagai alat transportasi, motor juga dapat menunjang aktifitas sehari-hari. Bayangkan saja bila tidak ada motor, mungkin aktifitas kita akan terhambat, karena tidak dapat dipungkiri bahwa motor merupakan sarana transportasi yang paling praktis saat ini. Di Indonesia, perkembangan sepeda motor tumbuh dengan sangat pesat. Banyak faktor yang menjadikan sepeda motor sebagai primadona bagi para konsumen, diantaranya harga yang terjangkau, adanya sistim kredit, dan praktis untuk menghindari kemacetan di Indonesia.


Keamanan dan kenyamanan berkendara merupakan hal yang sangat penting. Akan tetapi, kondisi jalan berlubang/rusak yang banyak kita jumpai di seluruh wilayah Indonesia, membuat keamanan serta kenyamanan berkendara menjadi berkurang. Maka dari itu, kondisi motor yang prima bisa mengurangi risiko terjadinya kecelakaan, selain dari kemampuan sang pengendara itu sendiri. Terkadang kita tidak menyadari, bahwa hal sepele bisa membuat motor menjadi tidak nyaman dikendarai dan membiarkanya begitu saja. Padahal hal semacam itu bisa mengancam keselamatan saat berkendara.



Berikut ini hal-hal sepele yang membuat motor menjadi tidaknyaman saat dikendarai :

1. Tekanan angin pada ban yang tidak sesuai
Tekanan angin pada ban sangat berpengaruh terhadap kenyamanan berkendara. Bila tekanan angin kurang, akan menyebabkan kendaraan tidak stabil, seperti halnya saat ban bocor. Sebaliknya bila tekanan angin pada ban terlalu berlebihan, akan berakibat motor menjadi terasa keras seperti tanpa shockbreaker. Maka dari itu, kita harus rutin mengecek tekanan ban sebelum berkendara.

2. Komsteer kendur
Komsteer yang kendur sangat berpengaruh terhadap kendali motor, pada saat motor melewati jalan berlubang, motor menjadi susah untuk dikendalikan, untuk mengetahui gejala komsteer kendur Anda bisa lakukan dengan menyetandar tengah motor, lalu dorong dan tarik shock depan. Apabila terasa ada gerakan dan berbunyi, berarti komsteer dalam keadaan kendur.

3. Ukuran ban tidak standart
Ukuran ban juga sangat berpengaruh terhadap keamanan dan kenyamanan berkendara, banyak perubahan yang dilakukan pada pagian ban untuk memperindah tampilan motor, salah satunya dengan mengganti ukuran ban dengan yang lebih kecil, padahal hal itu bisa mengurangi keamanan serta kenyamanan berkendara. Ukuran ban yang terlalu kecil akan terasa pengaruhnya pada saat motor berada  ditikungan atau saat dipakai berboncengan. Motor menjadi sulit dikendalikan dan mudah tergelincir. Ukuran ban yang aman berada di ukuran 2.50 ke atas, apalagi kondisi jalanan yang berlubang, ukuran ban yang besar bisa membantu mengurangi daya kejut yang diterima.

4. Shock Breaker keras
Bagian ini juga sangat penting, karena adanya shock breaker memang diperuntukan untuk kenyamanan berkendara. Sehingga apa bila shock breaker rusak (keras), maka motor menjadi kurang nyaman saat dikendarai.

Demikianlah pembahasan mengenai Hal Sepele Yang Membuat Motor Tidak Nyaman Dikendarai yang saya sampaikan untuk hari ini. Semoga informasi diatas berguna dan jangan lupa utamakan keselamatan saat berkendara. Trimakasih & sampai jumpa !


Artikel Terkait

>>> Simple Rules <<<
> Jangan TinggalKan Link Aktif
> Jangan Tinggalkan Link Non Aktif
> Berkomentarlah Sesuai Judul Artikel
EmoticonEmoticon