Friday, April 28, 2017

Fungsi Dan Peran Oli Motor Bagi Kinerja Mesin, Dan Kapan Kita Harus Menggantinya?

Motorlosari.com, Panduan Online Perawatan Mobil Dan Motor - Mengganti oli mesin pada motor sebenarnya tidaklah sulit, akan tetapi tidak semua orang berani melakukannya. Sebagian dari mereka beralasan karena takut kotor, tidak punya kunci untuk membuka baut, atau tidak mengerti cara mengganti olinya. Padahal, untuk mengganti oli mesin motor sangatlah mudah dan semua orang bisa melakukanya sendiri dirumah asalkan memiliki kunci dan tau cara melakukanya.

Pada kesempatan kali ini, motorlosari.com akan membahas tentang cara mengganti oli mesin agar anda bisa melakukanya sendiri di rumah dan tidak perlu pergi ke bengkel sehingga bisa menghemat pengeluaran. Berikut ini adalah cara mengganti oli yang baik dan benar yang dapat anda lakukan sendiri.00

Fungsi dan peran oli motor bagi kinerja mesin motor, dan kapan kita harus menggantinya?

Oli mesin pada motor memiliki peran yang sangat penting, karena oli mesin berfungsi untuk melumasi bagian didalam mesin pada saat mesin menyala dan terjadi gesekan. Selain itu, oli juga sangat menentukan usia mesin itu sendiri. Bila kita menginginkan mesin kita awet, maka kita harus mengganti oli mesin secara rutin dan teratur. Hal ini dikarenakan semakin lama pemakaian oli, maka fungsi pelumasanya juga menjadi kurang maksimal. Untuk Penggantian oli mesin motor 4 tak biasanya saat kendaraan sudah menempuh jarak kurang lebih 4000 km. Akan tetapi lebih baik jika oli diganti sebelum mencapai jarak 4000 km, agar kendaraan kita selalu dalam keadaan prima dan awet.

Cara mudah melakukan pergantian oli mesin motor sendiri

1. Persiapkan terlebih dahulu peralatan yang akan digunakan seperti kunci ring sesuai ukuran baut tutup oli mesin (tergantung jenis motornya), wadah untuk menampung oli bekasnya, corong ukuran kecil, dan jangan lupa oli barunya. Perhatikan pula volume oli mesin anda sebelum membeli oli baru, biasanya motor jantan, motor bebek atau motor 2 tak volumenya berbeda-beda (untuk mengetahui volume oli, anda bisa melihatnya di bagian mesin motor biasanya di sebelah tutup oli bagian atas).

2. Akan lebih baik jika saat mengganti oli, mesin dalam keadaan hangat, karena oli yang berada di dalam mesin dalam keadaan encer, sehingga oli bisa keluar semua dan mudah untuk mengalir.



3. Langkah selanjutnya letakan wadah untuk menampung oli bekas di bawah lubang keluar oli, kemudian buka baut tap tersebut dan biarkan oli mengalir keluar sampai bener-benar tidak tersisa, dan buka juga tutup oli bagian atas menggunakan tang.

4. Gunakan angin bertekanan tinggi atau kompresor (bila ada) untuk menyemprot kedalam bagian mesin supaya  oli yang tersisa di dalamnya bisa keluar maksimal, akan tetapi bila tidak ada kompresor juga tidak apa-apa, tunggu saja sampai oli lama benar-benar sudah keluar semua.

5. Bila semua proses di atas sudah selesai, langkah selanjutnya adalah pasang kembali baut tutup tap mesin yag ada dibagian bawah (biasanya pada tipe motor tertentu terdapat saringan olinya, bersihkan juga saringan oli tersebut jika terdapat kotoran.

6. Pastikan baut tap olinya sudah terpasang dengan benar dan kencang, kemudian tuangkan oli yang baru ke dalam mesin menggunakan corong atau kalau tidak ada bisa memakai alat seadanya agar oli tidak berceceran.

7. Langkah selanjutnya pasang kembali tutup oli bagian atas. Pastikan tutup terpasang dengan kencang dan motor siap di gunakan kembali.

Nah ..., bagaimana ? sangat mudah bukan cara mengganti oli mesin, asalkan ada kemauan pasti bisa melakukannya. Ingat, gantilah oli mesin anda secara teratur dan tepat waktu agar motor anda bisa awet dan tahan lama. Jangan biarkan mesin motor anda rusak hanya gara-gara anda telat mengganti oli.
Jangan lupa dapatkan informasi seputar dunia otomotif hanya di www.Motorlosari.com untuk menambah pengetahuan anda.

tag : perawatan motor, mengganti oli mesin motor sendiri

Artikel Terkait

>>> Simple Rules <<<
> Jangan TinggalKan Link Aktif
> Jangan Tinggalkan Link Non Aktif
> Berkomentarlah Sesuai Judul Artikel
EmoticonEmoticon